KPU: JK Sudah Dua Periode

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menafsirkan Jabatan Wakil Presiden M Jusuf Kalla yang diembangnya, sudah berlangsung dua periode walaupun ada jeda satu priode saat Wakil Presiden diduduki Budiono.

“Sudah menjabat dua periode berdasarkan pasal 7 UUD 1945. Aturan sekarang KPU memahaminya, KPU mengatur dalam regulasinya sudah dua kali, sudah masuk dua periode masa jabatan,” ujar Ketua KPU Arief Budiman, di Jakarta, Rabu, 26 Juli 2018.

KPU menyatakan apabila penafsiran Mahkamah Konstitusi (MK) nantinya berbeda, KPU akan mengikuti dan menjalankan apa yang diatur dalam keputusan MK. “Kalau regulasi yang sekarang ada itu sudah dua periode.”

Sebelumnya Jusuf Kalla mengatakan dirinya menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi terkait dengan uji materi UU Pemilu No.7/2017 oleh Perindo sebelum memutuskan langkah selanjutnya. JK menjadi pihak terkait dalam uji materi UU tersebut yang diajukan Perindo.

JK mengaku hanya ingin meminta fatwa atau penafsiran MK terhadap pasal 7 UUD 1945 yang mengatur presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.

JK mengatakan keterlibatannya sebagai pihak terkait dalam uji materi UU tersebut karena adanya dorongan-dorongan dari berbagai pihak kepada dirinya untuk menjadi calon wakil presiden 2019, utamanya terkait dengan keberlanjutan dan stabilitas pemerintahan di masa datang.

You might also like