Menyusuri Wisata Budaya Pentingsari

Tidak heran kalau Yogyakarta diidentikan dengan kota kebudayaan. Ada banyak destinasi wisata yang ditawarkan kota yang berpredikat kota pelajar ini, seperti Keraton Ngayogyakarto, Candi Prambanan, Malioboro, pusat kerajinan tradisional, dll.

Bagi pelancong yang ingin menikmati Yogyakarta dalam sudut pandang yang sedikit berbeda, Desa Wisata Pentingsari atau biasa disebut Dewi Peri dapat dijadikan sebagai tujuan wisata sejarah yang memiliki panorama tidak kalah indahnya.

Desa ini berada di Kelurahan Umbul Harjo, Cangkringan, Sleman, 22km dari Ibukota Yogyakarta, tepat di lereng kaki gunung berapi. Pada 15 Mei 2008 desa ini ditetapkan sebagai sebagai salah satu desa wisata di Indonesia. Berikut beberapa tepat menarik di Desa Wisata Petingsari:

  1. Layaknya sebuah desa, Desa Wisata Pentingsari dikelilingi oleh bebukitan, sawah dan ladang membentang menyerupai permadani hijau. Di antara bebukitan itu melintas Sungai Pawon yang dianggap memiliki keramat sendiri bagi masyarakat Petingsari. Sungai ini merupakan salah satu pertahanan dari pasukan Pangeran Diponegoro yang kemudian dijadikan tempat tinggal pasukan rakyat yang bergerilya melawan tentara Belanda. Salah satu yang menarik dari tempat ini adalah sebuah luwang atau tungku yang diyakini sebagai tempat memasak pasukan Diponegoro pada saat berjuang.
  2. Desa ini juga memiliki sungai lain yang tidak kalah menarik, yaitu Sungai Kuning. Kalau menyusuri sungai ini para pelancong dapat menyaksikan sungai tempat aliran lava Gunung Merapi dan pemandangan bekas erupsi Merapi sebelumnya.
  3. Nah, bagi pelancong yang tertarik pada legenda Jaka Tarub dan Dewi Nawang Wulan, bisa mencoba mengunjungi Pancuran Sendang Sari. Diyakini pancuran ini merupakan tempat pertemuan Dewi Nawang Wulan dan Jaka Tarub. Pancuran ini konon memiliki khasiat untuk awet muda seperti Nawang Wulan.
  4. Desa Wisata Pentingsari juga memiliki wisata bangunan dan seni budaya, yaitu Rumah Joglo. Rumah Joglo merupakan bailai pertemuan yang memiliki seni bangunan tradisional masyakat setempat. Selain tempat pertemuan, rumah ini juga biasa digunakan untuk pertunjukan seni budaya.

You might also like